Kota Metro, Portal Oposisi,— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jend. Ahmad Yani Metro ‘Ikuti’ kegiatan akreditasi institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh tim assesor akreditasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Metro.
Direktur RSUD Jend. Ahmad Yani Metro, dr. Fitri Agustina, menyambut langsung tim penilai yang terdiri dari Tuti Setiati, dr. Lenny Evanita, MM, dan Yun Inayani Sadari, SE, MK.Akt. Acara berlangsung di aula utama rumah sakit dengan suasana formal dan penuh semangat peningkatan mutu layanan kesehatan.
Turut hadir Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Eko Hendro Saputro, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan kapasitas sumber daya manusia dan mutu pelayanan kesehatan di Kota Metro.
Dalam sambutannya, dr. Fitri Agustina menjelaskan bahwa kegiatan akreditasi ini merupakan bagian integral dari upaya RSUD Ahmad Yani untuk mencapai target kinerja, khususnya dalam bidang pendidikan dan pelatihan.
“Visi kami adalah menjadi rumah sakit unggul dalam pelayanan dan pendidikan, serta menjadi pusat pendidikan, pelatihan, dan pengembangan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa RSUD Ahmad Yani, dengan 725 tenaga kesehatan yang dimiliki, siap menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kompetensi SDM kesehatan di Kota Metro.
Sementara itu, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap inisiatif RSUD Ahmad Yani.
“Kami berharap hasil akreditasi ini dapat menjadi motivasi bagi RSUD Ahmad Yani Metro untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pendidikan,” kata Bambang.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus mendukung dan memfasilitasi upaya RSUD Ahmad Yani dalam menjadi pusat pendidikan dan pelatihan kesehatan yang unggul di Bumi Sai Wawai.
Tim penilai akreditasi dari Kemenkes RI akan melaksanakan penilaian secara intensif selama satu hari. Hasil dari proses akreditasi ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur, tetapi juga menjadi pemicu bagi RSUD Ahmad Yani untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta program pendidikan kesehatan demi kemajuan sektor kesehatan di Kota Metro. ( Dha / Usman )
