Tanggamus PORTALOPOSISI– Menyusul ramai diperbincangkannya kondisi jembatan amblas di jalur lintas Talangpadang–Ulubelu, tepatnya di Pekon Negeriagung, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, personel Koramil Talangpadang turun langsung ke lokasi. Mereka memasang papan peringatan darurat guna mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Perwakilan Koramil Talangpadang, Serka Wahyudin, menjelaskan pemasangan papan peringatan merupakan langkah sementara sambil menunggu penanganan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. “Setidaknya ada penanda agar pengendara bisa mengurangi kecepatan saat melintas. Ini upaya sementara demi keselamatan bersama,” katanya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, bagian tengah jembatan mengalami penurunan sekitar 10 sentimeter. Meski tampak mulus dari kejauhan, kondisi ini berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi. Warga menyebut, sejumlah pengendara bahkan pernah terjatuh akibat tidak menyadari adanya penurunan tersebut.
Perangkat Pekon Negeriagung, Rudi Yurfika, bersama Aulia Zahra, Kadus Basuni, serta warga Mincang Bawah turut hadir saat pemasangan papan peringatan. Mereka mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Koramil, namun tetap menekankan pentingnya solusi jangka panjang.
“Papan imbauan ini cukup membantu, tapi perbaikan permanen harus segera dilakukan. Kalau dibiarkan, kondisinya bisa semakin parah dan mengancam keselamatan pengguna jalan,” ujar Rudi.
Selain berharap kepada pemerintah daerah dan provinsi, warga juga meminta perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, khususnya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu, ikut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Menurut warga, akses jalan dan jembatan yang aman juga mendukung kelancaran aktivitas perusahaan maupun masyarakat.
“Kami tidak hanya berharap pada pemerintah, tapi juga perusahaan yang setiap hari memanfaatkan jalur ini. Kalau semua pihak bergerak, tentu masalah ini bisa lebih cepat ditangani,” kata salah seorang warga.
Hingga kini, perbaikan permanen jembatan masih menunggu tindak lanjut dari instansi berwenang. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi maupun Balai Pelaksana Jalan, mengingat jalur Talangpadang–Ulubelu merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi di Tanggamus.
Sejumlah pihak menilai, langkah awal yang dilakukan Koramil Talangpadang sangat membantu pengguna jalan. Namun, upaya ini hanya bersifat sementara. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan kerusakan jembatan akan semakin parah, terutama saat musim hujan yang dapat mempercepat erosi di sekitar struktur jembatan.
Dengan adanya papan peringatan darurat dari Koramil, masyarakat setempat merasa lebih tenang karena ada tanda yang bisa memperingatkan pengendara. Meski demikian, desakan agar jembatan segera diperbaiki terus disuarakan warga, demi mencegah terjadinya korban jiwa.
“Jalan ini setiap hari dilalui oleh pelajar, petani, pedagang, hingga kendaraan perusahaan. Jangan sampai menunggu ada korban baru ada masyarakat tindakan. Kami berharap segera ada langkah nyata,” ujar salah seorang tokoh. (Nr)
